Ilustrasi Allan Pinkerton

Soosk Allan Pinkerton, detektif swasta pertama Amerika Serikat. (Britannica)

ASIA.COM – Bila ditanya siapa sih private investigator atau detektif swasta pertama di dunia, agensi detektif swasta bertaraf nasional. Merek disebut sebagai Pinkerton’s National Detective Agency atau Badan Detektif Nasional Pinkerton.

Beberapa sumber menyebutkan bila para agen detektif dari agensi tersebut dianggap berjasa membantu mengantarkan era penegakan hukum modern dan agensi detektif swasta yang paling terkenal.

Semua itu tak luput dari jasa Allan Pinkerton yang menjadi pendiri dari agensi besar yang masih berdiri sampai sekarang.

Awal Mula Karir Allan Pinkerton

Sosok Allan Pinkerton

Sosok detektif swasta, Allan Pinkerton. (Wikipedia)

Pada tahun 1842, Allan Pinkerton berimigrasi ke daerah Chicago dan membuka usaha koperasi. Karir detektifnya dimulai lima tahun kemudian, ketika dia menemukan sekelompok pemalsu saat mencari kayu di sebuah pulau di Sungai Fox. Orang Skotlandia itu melakukan pengawasan informal terhadap geng tersebut, dan dipuji sebagai pahlawan lokal setelah dia membantu polisi melakukan penangkapan.

“Perselingkuhan ada di mulut semua orang. Dan saya tiba-tiba menemukan diri saya dipanggil dari setiap kuartal untuk melakukan hal-hal yang membutuhkan keterampilan detektif,” tulis Pinkerton dalam sebuah biografi.

Pinkerton kemudian diangkat sebagai sheriff kota kecil, lalu bekerja sebagai detektif polisi Chicago sebelum akhirnya mendirikan agensi investigasi swasta pada tahun 1850 bersama kakeknya Robert Pinkerton, meluncurkan apa yang kemudian menjadi Pinkerton’s National Detective Agency.

Baca Juga: Mengenal Vidocq: Mantan Kriminal Ahli Menyamar yang Akhirnya Menjadi Detektif Swasta Pertama di Dunia

Salah satu alasan Allan mendirikan agensi sendiri adalah untuk bebas dari pengaruh politik yang merajalela di kepolisian. Pinkerton’s Detective Agency bercita-cita menjadi standar untuk bidang ini dan untuk apa yang dianggap Allan Pinkerton sebagai profesi yang sangat mulia.

Istilah “Private Eye” dan Visi Misi Pinkerton’s Agency

Logo Agensi Pinkerton

Logo agensi Pinkerton. (Britannica)

Menurut banyak sejarawan, istilah “private eye” berasal dari logo Pinkerton: mata yang tidak berkedip dengan alis hitam tebal dan pupil hitam besar yang dihiasi dengan kata-kata, “We Never Sleep.”

Dalam bukunya, “Thirty Years a Detective,” Pinkerton menyatakan sikapnya dengan jelas tentang profesinya.

“Profesi detektif adalah, sekaligus, sebuah profesi yang mulia dan sangat bermanfaat. Untuk manfaat praktis, sedikit profesi yang melebihinya.”

Agensinya berjanji “tidak menerima suap, tidak pernah berkompromi dengan penjahat, bekerja sama dengan lembaga penegak hukum setempat, menolak uang imbalan, dan memberi tahu klien secara berkala.”

Firma Pinkerton umumnya dianggap sebagai agensi detektif pertama di Amerika Serikat. Di bawah kepemimpinan Allan Pinkerton, seorang abolistionis yang melihat dirinya sebagai kekuatan untuk kebaikan, agensi ini berusaha untuk menjadi lebih besar dari kehidupan.

Baca Juga: Dalam Masa Kampanye Politik, Detektif Jubun Mengaku Sering Diminta Menyelidiki Skandal Politikus Nakal

Mereka tidak membatasi perekrutan mereka hanya pada pria kulit putih. Agensi ini mempekerjakan detektif perempuan pertamanya pada tahun 1856 dan agen kulit hitam pertamanya pada tahun 1861.

Prestasi dan Kesalahan Agensi

Allan Pinkerton dan Abraham Lincoln

Sosok Allan Pinkerton yang diminta menjadi keamanan Presiden Abraham Lincoln. (PInkerton)

Agensi ini bangga berhasil menggagalkan plot pembunuhan terhadap Presiden terpilih Abraham Lincoln pada tahun 1861. Pinkerton kemudian mendirikan Secret Service di bawah Lincoln, dan agensinya pada dasarnya menjadi pendahulu dan templat untuk FBI, terutama dalam mengejar penjahat terkenal.

Meskipun agensi Pinkerton berkembang pesat, kejayaannya tercoreng oleh insiden paling memalukan dalam sejarah Pinkerton, yang melibatkan peran mereka sebagai kekuatan bagi para “rober baron” pada era tersebut, terutama dalam perannya dengan Andrew Carnegie.

Pada tahun 1892, sekitar 300 agen Pinkerton muncul di Homestead, Pennsylvania, untuk melindungi pekerja pengganti yang dibawa oleh Carnegie Steel Company. Hasilnya adalah baku tembak dengan karyawan dan simpatisan Carnegie yang berakhir dengan kematian beberapa agen dan warga kota.

Meskipun agen Pinkerton kalah jumlah, akhirnya mereka menyerah dan harus melewati koridor hukuman, di mana banyak dari mereka mengalami luka serius. Sebagai akibatnya, Kongres mengesahkan Undang-Undang Anti-Pinkerton yang menyatakan bahwa “seorang individu yang bekerja untuk Pinkerton Detective Agency, atau organisasi serupa, tidak dapat dipekerjakan oleh Pemerintah Amerika Serikat atau pemerintah Distrik Columbia.”

Baca Juga: Apakah Profesi Detektif Swasta di Indonesia Sudah Legal? Ini Dia Penjelasannya

Dari Agensi Detektif Swasta jadi Yayasan Filantrofi

Allan Pinkerton agensi

Pinkerton Agensi

 

Meskipun demikian, agensi Pinkerton tetap berkembang. Pada tahun 1930, ketika Robert Pinkerton II mengambil alih bisnis keluarga setelah kematian mendadak ayahnya pada usia 54 tahun, agensi ini berkembang menjadi perusahaan yang fokus pada keamanan korporat dan menjadi agensi detektif terkemuka di dunia.

Pada tahun 1960-an, Robert Pinkerton mulai memikirkan warisan filantropisnya. Dia memanggil George J. Gillespie III, seorang pengacara ahli perencanaan warisan dari firma hukum Cravath, Swaine & Moore di New York, untuk membantu mengelola kekayaannya dan merumuskan tujuan filantropinya. Pada pertemuan pertama Pinkerton Foundation pada Juli 1966, Louise Pinkerton dan George Gillespie membahas pembentukan yayasan dan arah filantropi masa depannya.

Meskipun Pinkerton tidak pernah bermaksud menjadi kekuatan budaya utama, seiring waktu, yayasan ini mulai memainkan peran yang semakin penting dalam mendukung proyek-proyek yang memberikan dampak sosial positif di komunitas lokal dan nasional.

Keseluruhan perjalanan Pinkerton dari asal-usulnya sebagai agensi detektif hingga evolusi menjadi yayasan filantropi mencerminkan perubahan nilai, fokus, dan tanggung jawab sosial dalam masyarakat. (Detektif M)