Ilustrasi

Jay J. Armes, sosok detektif swasta yang tangannya diamputasi. (Istimewa)

ASIA.COM – Salah satu sosok detektif swasta di dunia nyata yang menyita perhatian dunia, salah satunya adalah sosok Jay J. Armes. Ia dikenal sebagai detektif swasta difabel yang terkenal di era 70-an di kawasan Texas, Amerika Serikat yang menjadi inspirasi begitu banyak detektif swasta di dunia hingga saat ini.

Julian Armas lahir di Texas pada tahun 1932. Pada usia 11 tahun, sebuah kecelakaan mengakibatkan kedua tangannya diamputasi dua inci di atas pergelangan tangan. Dia dengan cepat belajar menggunakan tangan prostetiknya dan kemudian menjadi seorang detektif swasta yang sukses. Dia juga belajar mengendarai mobil, menerbangkan pesawat, dan menyelam menggunakan prostetik.

Pada tahun 1970-an, sebuah perusahaan mainan AS merilis boneka aksi berdasarkan dirinya – dan boneka tersebut memiliki prostetik yang dapat dilepas.

Pada tahun 1972, Armas dan timnya berhasil menyelamatkan putra Marlon Brando yang diculik, dan pada tahun 1975, majalah People menobatkan Armas sebagai salah satu dari “25 Orang Paling Menarik” tahun itu.

Latar Belakang

Ilustrasi

Jay J. Armes, sosok detektif swasta yang tangannya diamputasi. (Istimewa)

Julian Armas lahir pada 12 Agustus 1932. (Dia kemudian mengubah namanya menjadi Jay J. Armes.) Orang tuanya, Pedro (seorang pedagang grosir) dan Beatriz, adalah keturunan Meksiko-Amerika yang tinggal di Ysleta, sebuah daerah berpenghasilan rendah dekat El Paso, Texas.

Baca Juga: Sepak Terjang Rajani Pandit: Detektif Swasta Perempuan Pertama India Pecahkan 80 Ribu Kasus Kriminal

Ketika berusia 11 tahun, Armas dan temannya Dick Caples (yang tujuh tahun lebih tua dari Armas) membobol sebuah rumah bagian dari Texas & Pacific Railroad dan mencuri torpedo kereta api. Armas menggosok dua batang torpedo bersama-sama, yang menyebabkan mereka meledak dan menghancurkan kedua tangannya. Caples yang berdiri di dekatnya tidak terluka dalam kecelakaan tersebut. Armas dibawa ke Hotel Dieu Hospital di El Paso, di mana kedua tangannya diamputasi dua inci di atas pergelangan tangan.

Empat minggu setelah amputasi, Armas kembali ke sekolah. Dia memiliki seekor anjing German Shepherd bernama Butch yang bekerja sebagai anjing pelayan. Akhirnya, Armas dipasangi tangan prostetik dan belajar cara menggunakannya.

Meskipun kehilangan tangannya, Armas tetap aktif, berpartisipasi dalam olahraga dan bahkan belajar cara menembak pistol.

Pendidikan

Dia lulus dari Ysleta High School pada usia 15 tahun.
Dia memperoleh gelar dalam bidang kriminologi dan psikologi melalui kursus korespondensi di New York University.
Dia kemudian belajar menerbangkan pesawat dan menyelam.

Sebelum Menjadi Detektif Swasta

Ilustrasi

Jay J. Armes, sosok detektif swasta yang tangannya diamputasi. (Istimewa)

Armas memiliki kontrak dengan Twentieth Century Fox di Hollywood dari tahun 1949 hingga 1955, tetapi sedikit yang diketahui tentang kariernya di sana.

Pada tahun 1956, Armas pindah kembali ke Texas dan menjadi direktur operasi Goodwill Industries di El Paso. Didirikan pada tahun 1902, Goodwill Industries adalah organisasi nirlaba yang menyediakan pelatihan kerja, layanan penempatan kerja, dan program lainnya bagi orang-orang yang memiliki hambatan dalam pekerjaan mereka.

Armas memulai agen detektif swastanya di El Paso pada tahun 1958 dan menamainya The Investigators.

Kasus Penculikan Christian Brando

Ilustrasi

Buku Jay J. Armes, sosok detektif swasta yang tangannya diamputasi. (Istimewa)

Pada tahun 1972, ketika aktor Marlon Brando sedang syuting “Last Tango in Paris” di Prancis, The Investigators disewa untuk menemukan putra Brando, Christian Brando (lahir tahun 1958) yang telah disembunyikan. Ibu Christian, Anna Kashfi, yang pernah menikah sebentar dengan Marlon Brando pada tahun 1958-1959, telah membawa Christian dari sekolah dan membawanya ke sekelompok teman hippie di Baja California, Meksiko.

Diduga, dia berjanji akan membayar mereka $10,000 untuk menyembunyikan Christian, dan ketika dia kemudian menolak untuk membayar, kelompok tersebut menyembunyikan anak tersebut.

Marlon Brando menyewa The Investigators untuk menemukan Christian, dan sebuah tim yang dipimpin oleh Armas menyelamatkan anak tersebut larut malam. Christian ditemukan tinggal di sebuah tenda dan menderita pneumonia bronkial. Anna Kashfi ditangkap karena DUI dan perilaku tidak tertib setelah dihentikan di jalan dekat perbatasan Meksiko. Akhirnya, Marlon Brando dianugerahi hak asuh penuh atas Christian.

Penyelamatan Christian Brando menginspirasi salah satu episode musim ketujuh dari acara TV “Mysteries at the Museum,” yang ditayangkan di Travel Channel.

Pelatihan dan Pengabdian

Sejak awal, Armas tertarik memberi orang lain kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang dunia investigasi swasta, dan asisten The Investigators, James Cheu, sering mengunjungi sekolah-sekolah menengah di wilayah El Paso untuk memberikan ceramah tentang pekerjaan detektif swasta.

Pada tahun 1978, The Investigators menciptakan kursus investigasi untuk anak-anak bekerja sama dengan Ideal Toy Corp, yang baru saja meluncurkan lini mainan berdasarkan Armas. Kursus ini diperkenalkan ke sejumlah distrik sekolah di Amerika Serikat.

Tahun 1978 juga merupakan tahun ketika Armes menulis kursus pelatihan investigatif korespondensi dan mendirikan The Investigators Training Academy.

Dari beberapa media yang dibaca, Armes masih melakukan penyelidikan di usianya yang ke 88 tahun. (Detektif M)

Artikel Menarik Lainnya: