Ilustrasi perselingkuhan

Ilustrasi penyelidikan kasus perselingkuhan. (Istimewa)

ASIA.COM – Sebagai sosok yang dapat julukan Detektif Asmara, Jubun berulang kali berada di posisi untuk mengungkap kasus yang berkaitan dengan konflik cinta. Dalam artian perselingkuhan.

Dari sekian banyak perselingkuhan, Jubun kerap beberapa kali melayani beberapa klien dari orang terpandang. Termasuk dari kalangan artis, yang memintanya untuk menyelidiki kasus perselingkuhan pasangannya. Salah satu kasus yang berkesan padanya ketika ia harus bisa mencari bukti dengan mengerahkan timnya yang memiliki persona khusus untuk menggali informasi.

Menyelidiki istri aktor yang berselingkuh

Ilustrasi meeting dengan klien.

Ilustrasi meeting dengan klien. (Istimewa)

“Sekitar akhir tahun 2019 saya ditelepon oleh seseorang, sebut saja namanya Richard Darmawan. Dia menanyakan mengenai jasa yang saya sediakan dan menceritakan prahara yang sedang menggoncang rumah tangganya,” tutur Jubun.

Dalam mesin pencarian di internet, Jubun mencoba memasukkan nama Richard dan muncul sangat banyak berita dan foto-foto yang bersangkutan. Ternyata seorang aktor terkenal. Bukan hanya di Indonesia tapi bahkan sampai ke mancanegara.

Baca Juga: Kisah Detektif Jubun Menghadapi Penipu yang Mengaku Influencer IT dan Jago Meretas, Ternyata Palsu

Singkat cerita, Jubun datang ke tempat yang telah disepakati yaitu di sebuah restoran Jepang di bilangan Jakarta Selatan. Ketika ia baru tiba, tiba-tiba ia dihampiri oleh beberapa pria berambut cepak. Salah seorang pria tersebut menyalaminya

Kemudian para pria tersebut membawa saya ke sebuah ruangan dengan tulisan “VVIP” terpampang di pintu. Jubun pun dipersilahkan duduk. Saat itulah ia bertemu dengan Richard Darmawan.

“Saya pun menjabat tangannya dan beberapa orang yang ada di tempat itu.
Setelah dipersilahkan duduk, kami pun memulai dengan beberapa percakapan pemecah kebekuan. Sampai akhirnya, sang aktor pun mulai menceritakan permasalahannya.”

Ia mengakui punya masalah keluarga. Ia menikahi wanita bernama Mei. Namun akhir-akhir ini saya merasa ia sepertinya berselingkuh dengan salah satu partner bisnisnya. Dia jarang pulang ke rumah, dan sering kencan dengan selingkuhannya itu di sebuah penthouse mewah yang memiliki keamanan super ketat yang susah ditembus.

Mendengarkan cerita sang aktor, saya pun memahami bahwa mereka tak bisa memergokinya dan masuk ke penthouse karena keamanan tersebut. Sang aktor hanya meminta bukti.

“Baiklah. Kira-kira ada aktivitas yang rutin istri Anda kerjakan?” tanya Jubun
“Ada beberapa. Tapi yang paling rutin dia suka olahraga di gym.”

Penelusuran ke Gym

Ilustrasi gym atau tempat fitness.

Ilustrasi gym atau tempat fitness.. (Istimewa)

Jubun melakukan penelusuran atas informasi-informasi yang ia peroleh dari sang aktor. Setelah saya melakukan penelusuran selama seminggu, saya datang ke tempat fitness, tempat Mei berolahraga secara rutin.

Baca Juga: Cerita Goro Koyama: Detektif Swasta Jepang yang Tangani Banyak Kasus Orang Hilang Meski Belum Berlisensi

Berlagak sebagai orang yang mau bergabung menjadi member. Saya pun dikenalkan dengan marketing. Ia pun menanyakan nama beberapa artis yang berlatih di gym tersebut, sampai ia mendapatkan seorang personal trainer yang melatih istri sang aktor.

Jubun pun mencari celah lewat sang trainer. Ia pun melihat videonya dan mengetahui kalau sang trainer adalah seorang gay.

“Setelah mempelajari karakter Martin, saya harus memutuskan untuk merekrut seorang freelance untuk menjadi tim saya. Tak bisa orang sembarang yang dikirim. Saya butuh pria yang tampan dan lemah gemulai untuk bisa mendekati Martin. Pilihan saya jatuh ke Chandra, seorang yang secara profil cocok untuk mendekati Martin.”

Pria gemulai memikat sang trainer

Ilustrasi

Ilustrasi

Setelah lima hari berlatih, Chandra menghubungi Jubun. Rupanya ia berhasil memikat hati Martin. Tentu saja ini akan mempermudah dan memperlancar operasi intelijen.

Setelah beberapa lama, Chandra pun sudah mendapatkan banyak informasi mengenai tentang Mei. Sesuai dugaan, Mei menceritakan bila ia memiliki masalah dengan suaminya sang aktor. Dalam pesan Chandra, Martin menceritakan bila Mei sempat cerita bila suaminya hendak menyadap ponsel miliknya dua kali. Namun ia ketahuan.

Mendengar cerita ini, dengan spontan muncul sebuah ide. Jubun meminta Chandra untuk memberi usul untuk memberi alat anti sadap yang nantinya akan dilakukan oleh tim Jubun lainnya.

Rupanya sang target tertarik. Pada hari yang ditentukan, Chandra mendatangi tempat fitness bersama dengan salah satu ahli IT yang Jubun rekrut.

Baca Juga: Dalam Masa Kampanye Politik, Detektif Jubun Mengaku Sering Diminta Menyelidiki Skandal Politikus Nakal

Membuka kota pandora

Tanpa curiga, Mei pun menyerahkan ponselnya kepada Mr. IT. Setelah Mei membuka sandi atau kode pengaman, Mr IT pun segera mengisi aplikasi penyadap yang telah dipersiapkan. Icon dan nama aplikasi telah disamarkan sedemikian rupa seolah-olah seperti anti virus.

Agar Mei tidak curiga, Chandra mengalihkan perhatian dengan terus mengajak Mei ngobrol dan membahas mengenai pakaian, jas, dan tas.. Proses instalasi berjalan sangat cepat dan selesai.

Dari misi tersebut, Jubun menemukan percakapan mesra hingga foto dan video yang tidak senonoh. Ia segera menghubungi kliennya. Namun sebelum memberikan buktinya, ia minta sang aktor untuk tak boleh menunjukkan barang bukti ini langsung ke istrinya serta tidak menggunakan bukti tersebut untuk membuat tuntutan hukum. Sang aktor pun setuju dan menandatangani surat perjanjian.

Setelah tandatangan surat perjanjian, sang aktor pun dipersilahkan melihat bukti. Hingga akhirnya klien membuat perhitungan dengan istrinya dengan cara yang baik-baik.*

Artikel Menarik Lainnya: